Hari ini tepat satu bulan Roy PDKT sama Reni, dan berencana untuk menembak si doi. "Yok bantuin gue yok,serius ini.","Pasti lo mau nembak Reni ya roy? dah yakin belum?" jawab tyok menyepelekan. " Gue sekarang dah yakin yok buat bilang sama Reni.","Ok lah gue bantuin lo, jangan lupa uang makannya bro,haha." jawab Tyok renyah.
Rencana mereka buat sama seperti kala itu. Tyok bertugas untuk meminta izin pada pemilik cafe, dan Roy bertugas membeli bunga dan meminta izin kepada orangtua Reni. Setelah deal mereka bergegas menjalakan tugas mereka masing - masing. Acara penembakan akan di mulai pukul 7 malam. Tepat pukul setengah 7 Roy menjemput Reni untuk menuju ke tempat penembakan. Tyok sudah menunggu di sana bersama dengan Hana. Sesampainya disana Roy dan Reni langsung menghampiri Tyok. Kebetulan di sana ada live akustik. " Untuk saudara Roy silahkan maju kedepan." panggil penyayi itu. Dengan gagahnya Roy maju ke panggung. " Mas Roy mau request lagu apa?", tanya penyanyi itu. " Itu Aku punya nya sheila on 7 mbak."," Kenapa milih lagu itu mas Roy?", tanya penyanyi itu. "Lagu ini saya tujukan untuk seseorang yang spesial, yang saat ini sedang duduk di sebelah sana bersama sahabat saya, dia yang memakai kerudung hijau itu.", jawab Roy. Segeralah Roy menyanyikan lagu itu dengan suara yang pas - pas saja. Bunga mawar merah yang Roy beli tadi telah Roy titipkan kepada pelayan. Saat Reni sedang menikmati penampilan Roy datang lah seorang pelayan yang membawakan bunga itu. Lagu pun telah berakhir tapi Roy tidak beranjak dari panggung. " Buat Reni terimakasih kamu mau menjadi sahabatku, sebulan sudah aku berusaha mengetahui apa isi hatimu. Aku lakukan ini untuk bilang aku cinta padamu. Maukah kau menjadi jodoh ku. Jika kau mau naiklah kepanggung.", ungkap Roy. Suasana cafe menjadi riuh. "Terima..terima..terima", teriakan para pengunjung. Reni tertunduk malu dan bingung apa yang harus dia lakukan. Akhirnya keputusan di buatnya, dia berjalan dengan tertunduk malu dan menghampiri Roy. "Aku mau menjadi jodoh mu." jawab roy. Dengan tersenyum bahagia akhirnya Roy mendapatkan cinta Reni. Kembalilah mereka menuju tempat Tyok dan Hana. " Selamat ya Ren, jangan sia - siain Roy lho.",celatuk hana. "Makasih han,hehe" jawab Reni dengan polos. Waktu menunjukan pukul 9 malam, waktunya roy untuk mengajak pulang Reni.
Rencana mereka buat sama seperti kala itu. Tyok bertugas untuk meminta izin pada pemilik cafe, dan Roy bertugas membeli bunga dan meminta izin kepada orangtua Reni. Setelah deal mereka bergegas menjalakan tugas mereka masing - masing. Acara penembakan akan di mulai pukul 7 malam. Tepat pukul setengah 7 Roy menjemput Reni untuk menuju ke tempat penembakan. Tyok sudah menunggu di sana bersama dengan Hana. Sesampainya disana Roy dan Reni langsung menghampiri Tyok. Kebetulan di sana ada live akustik. " Untuk saudara Roy silahkan maju kedepan." panggil penyayi itu. Dengan gagahnya Roy maju ke panggung. " Mas Roy mau request lagu apa?", tanya penyanyi itu. " Itu Aku punya nya sheila on 7 mbak."," Kenapa milih lagu itu mas Roy?", tanya penyanyi itu. "Lagu ini saya tujukan untuk seseorang yang spesial, yang saat ini sedang duduk di sebelah sana bersama sahabat saya, dia yang memakai kerudung hijau itu.", jawab Roy. Segeralah Roy menyanyikan lagu itu dengan suara yang pas - pas saja. Bunga mawar merah yang Roy beli tadi telah Roy titipkan kepada pelayan. Saat Reni sedang menikmati penampilan Roy datang lah seorang pelayan yang membawakan bunga itu. Lagu pun telah berakhir tapi Roy tidak beranjak dari panggung. " Buat Reni terimakasih kamu mau menjadi sahabatku, sebulan sudah aku berusaha mengetahui apa isi hatimu. Aku lakukan ini untuk bilang aku cinta padamu. Maukah kau menjadi jodoh ku. Jika kau mau naiklah kepanggung.", ungkap Roy. Suasana cafe menjadi riuh. "Terima..terima..terima", teriakan para pengunjung. Reni tertunduk malu dan bingung apa yang harus dia lakukan. Akhirnya keputusan di buatnya, dia berjalan dengan tertunduk malu dan menghampiri Roy. "Aku mau menjadi jodoh mu." jawab roy. Dengan tersenyum bahagia akhirnya Roy mendapatkan cinta Reni. Kembalilah mereka menuju tempat Tyok dan Hana. " Selamat ya Ren, jangan sia - siain Roy lho.",celatuk hana. "Makasih han,hehe" jawab Reni dengan polos. Waktu menunjukan pukul 9 malam, waktunya roy untuk mengajak pulang Reni.
Keesokan harinya Roy datang kerumah Reni untuk menjemputnya. Hubungan mereka berdua juga telah mendapat restu dari kedua orangtuanya. Panggilan sayang mereka adalah Kebo dan Kutu. Kebo untuk si Roy, karena Roy hobi tidur. Sedangkan Kutu untuk Reni, karena dia pandai. " Bo kamu masuk kuliah jam ke berapa ?" , " Aku jam ke 4 tu, gimana ?", balas Roy. " makan dulu yuk bo.", "Ok tu, yuk kita makan biar kamu cepet gendut, hahaha.", canda Roy. Reni pun mencubit lengan Roy dengan muka kesal. Akhirnya mereka berdua pergi ke kantin, di sana mereka bertemu dengan Tyok. " Kok lo sendirian yok ?", tanya Roy. "Eh lo Roy, bini gue lagi ada kelas tuh, wah masih anget - anget nich?", ejek Tyok. " Apaan sih kamu yok." balas Reni. " Tu kamu au pesen makan apa?", tanya Roy. "Soto ayam aja bo.", jawab Reni. " Yok mw makan pa gak lo?", " Gw es cappucino aj Roy.", balas Tyok. Roy pun segera memesankan pesanan kepada pelayan kantin. Sembari menunggu makanan yang di pesan, mereka bercanda ngalor ngidul bersama. "Wah lagi pada makan gak ngajak2", sela Hana. "Eh kamu yank dah selesai toh. gimana kuliahnya? " , jawab tyok. "biasa aja tuh weeekk", ejek Hana." dah makan belum yank?"," udah tadi di rumah." jawab hana. Makanan dan minuman yang di pesan pun telah datang. Dengan santai mereka menikmati pesanan mereka."krriiiiingggg.", suara bel berbunyi. "Tu aku masuk dulu ya, ayo yok kuliah.", ajak Roy. Roy dan Tyok pun masuk kelas, sedangkan Hana dan Reni masih mengobrol dengan santainya. Jam kuliah pun selesai Reni dan Roy pun langsung pulang.
Sudah 3 bulan Roy dan Reni menjalani kisah ini, tapi saat ini hubungan mereka kurang harmonis. Tanpa sebab dan akibat apa yang membuat mereka sering berbeda pendapat akhi - akhir ini. Akhirnya pertengkaran mereka mencapai puncak, Reni sudah tak sanggup lagi menjalani hubungan ini. "Roy maaf aku sudah ngomong sama kamu berkali - kali. Tapi apa kamu gak ada perubahan sama sekali. Mungkin ini jalan yang terbaik aku sama kamu cukup sampai disini.",tegas Reni. "Tapi Ren apa alasan kamu bilang seperti itu."," Kamu lebih mentingin temen kamu daripada aku.", jawab Reni dengan tegas. Segera Reni meninggalkan Roy. Tetes air mata membanjiri pipi Reni. Reni sebenarnya masih cinta kepada Roy. Roy yang galau cuma bisa duduk terdiam di kantin tak tau harus berbuat apa lagi, karena bagi Roy teman juga penting. Pulanglah Roy ke kost, mendengarkan lagu - lagu sendu. Menginstropeksi dirinya sendiri, perasaan kalut, kecewa, dan sedih bercampur menjadi satu. Roy tak sempat memberikan penjelasan kepada Reni. Roy yang masih cinta dengan Reni hanya ingin melihatnya bahagia. The End.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar