Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan tokoh atau cerita itu bukan unsur kesengajaan. Let's begin!!
Cerita ini berawal ketika aku masuk kuliah. Di awal kuliah seperti biasa ada kegiatan opspek. Kegiatan opspek bagiku sangatlah melelahkan. Datang ke kampus pukul 07.00 wib pulang pukul 17.00 wib. Dengan atribut yang dipakai untuk kegiatan opspek tersebut. Pulang membawa tugas setinggi langit. Berteman dengan lembur yang tak pernah usai selama tiga hari. Aku adalah orang yang pemalu, terutama dengan seorang wanita.
Maklum lah dari segi fisik dan financial hanya standar. Aku berasal dari keluarga yang sederhana, hidup di kota kecil sejak bayi. Hidup penuh dengan kesederhanaan dan kasih sayang. Waktu pertama kuliah aku menumpang di rumah nenek ku. Dari rumah nenek ke kampus itu setengah jam dengan jalan yang padat anak sekolah kalau pagi hari. Saat opspek kami di tugaskan untuk membuat buku daftar teman satu kelas. Saat itulah aku berkenalan dengan teman - temanku. Pertama aku mengenal seorang teman bernama Toni, saat pertama kali berkenalan aku tau kalo dia cuma besar mulut atau OT. Ada juga teman aku yang sangat konyol dia bernama Putra. Akhirnya opspek tinggal satu hari lagi dalam angan hanya ada kata tidur nyenyak. Karena selama opspek mata selalu bergadang buat ngerjain tugas. Hari yang di tunggu pun tiba, hari ini adalah hari inaguraisi dimana gk ada yang namanya panas - panasan dan hukuman. Saat itu aku melihat wanita berambut panjang senyum manisnya membuat aku terbang ke langit. Aku cuma berani melihat tanpa ada keberanian untuk mengenalnya. Akhirnya kegiatan opspek telah selesai dan liburan 2 minggu sebelum awal masuk kuliah.
Liburan pun telah usai aku bersiap - siap untuk kembali ke tanah rantau dimana aku mencari ilmu. Semua niat telah aku siapkan untuk meraih prestasi. Awal masuk kuliah sedikit bercandaan bersama. Lama - lama kita semua semakin akrab. Aku melihat gadis yang waktu itu membuat ku terbang ke langit. Aku bertanya ke Rocky,"Rock cewek itu siapa namanya", Rocky pun menjawab," Dia itu Shena,kenapa bro?","Kamu punya no hpnya gk?",tanyaku lagi,"Ada nie bro",jawab Rocky. And finally aku dapet no hp shena. Selesai kuliah mulailah aku sms dia, dengan basa basi dan bisi basi. Seminggu dua minggu aku tertib sms dia, berharap bisa menumbuhkan bunga2 cinta. Setelah 3 minggu aku dekat dengan dia, tiba2 dia bercerita kalo dia habis di tembak cowok. Hancur hatiku berkeping2 seperti piring yang di banting. Tapi sebagai sahabat yang baik aku mendukung apapun pilihannya. Dan ternyata dia menerima cowok yang menembaknya. Itu membuat persahabatan kami semakin renggang. Aku gak mau selalu berada dalam masa galau ini. Maka aku putuskan untuk hang out bersama teman2. Tawa canda ku bersama teman2 menghiasi malam ini di sudut kota. Hari berganti hari tapi di hati tetap ada dia. Setiap malam selalu ada dia, mau makan pun ke inget dia. Badan jadi semakin kurus dan otak selalu off. Akhir semester pun hampir tiba tapi aku belum bisa bangkit dari kenyataan ini. Bagaikan bangun dari mimpi aku melihat seorang gadis dengan kerudung hijau yang duduk di sebelah aku. Senyumannya membuat HPku bergetar, lembut tangannya membuat badanku membeku. Kuberanikan diri untuk berkenalan dengan dia. Dia bagaikan malaikat yang turun dari surga yang nyasar di dunia fana ini. Memberiku segelas kesegaran akan indahnya dunia. Gadis berkerudung hijau itu bernama Rina. 1 bulan aku PDKT, dan akhirnya kita berdua merajut kisah cinta bersama. Semester demi semester kita lalui bersama. Sampai pada akhir semester aku harus rela melepas si kerudung hijau karena dia udah lulus duluan meninggalkan aku yang bodoh. Terlintas dalam mimpi akan perpisahan aku dan dia. Dan ternyata semua itu hanya mimpi. Setelah aku lulus, aku menyusulnya kekampung halamannya. Dengan sedikit uang dan keberanian aku melamarnya. Orang tuanya dan orang tua ku merestui hubungan itu. Aku dan dia sekarang hidup bahagia. Still Loving You Gadis Kerudung Hijau.
Cuma fiktif bro. See you next story :)
Cerita ini berawal ketika aku masuk kuliah. Di awal kuliah seperti biasa ada kegiatan opspek. Kegiatan opspek bagiku sangatlah melelahkan. Datang ke kampus pukul 07.00 wib pulang pukul 17.00 wib. Dengan atribut yang dipakai untuk kegiatan opspek tersebut. Pulang membawa tugas setinggi langit. Berteman dengan lembur yang tak pernah usai selama tiga hari. Aku adalah orang yang pemalu, terutama dengan seorang wanita.
Maklum lah dari segi fisik dan financial hanya standar. Aku berasal dari keluarga yang sederhana, hidup di kota kecil sejak bayi. Hidup penuh dengan kesederhanaan dan kasih sayang. Waktu pertama kuliah aku menumpang di rumah nenek ku. Dari rumah nenek ke kampus itu setengah jam dengan jalan yang padat anak sekolah kalau pagi hari. Saat opspek kami di tugaskan untuk membuat buku daftar teman satu kelas. Saat itulah aku berkenalan dengan teman - temanku. Pertama aku mengenal seorang teman bernama Toni, saat pertama kali berkenalan aku tau kalo dia cuma besar mulut atau OT. Ada juga teman aku yang sangat konyol dia bernama Putra. Akhirnya opspek tinggal satu hari lagi dalam angan hanya ada kata tidur nyenyak. Karena selama opspek mata selalu bergadang buat ngerjain tugas. Hari yang di tunggu pun tiba, hari ini adalah hari inaguraisi dimana gk ada yang namanya panas - panasan dan hukuman. Saat itu aku melihat wanita berambut panjang senyum manisnya membuat aku terbang ke langit. Aku cuma berani melihat tanpa ada keberanian untuk mengenalnya. Akhirnya kegiatan opspek telah selesai dan liburan 2 minggu sebelum awal masuk kuliah.
Liburan pun telah usai aku bersiap - siap untuk kembali ke tanah rantau dimana aku mencari ilmu. Semua niat telah aku siapkan untuk meraih prestasi. Awal masuk kuliah sedikit bercandaan bersama. Lama - lama kita semua semakin akrab. Aku melihat gadis yang waktu itu membuat ku terbang ke langit. Aku bertanya ke Rocky,"Rock cewek itu siapa namanya", Rocky pun menjawab," Dia itu Shena,kenapa bro?","Kamu punya no hpnya gk?",tanyaku lagi,"Ada nie bro",jawab Rocky. And finally aku dapet no hp shena. Selesai kuliah mulailah aku sms dia, dengan basa basi dan bisi basi. Seminggu dua minggu aku tertib sms dia, berharap bisa menumbuhkan bunga2 cinta. Setelah 3 minggu aku dekat dengan dia, tiba2 dia bercerita kalo dia habis di tembak cowok. Hancur hatiku berkeping2 seperti piring yang di banting. Tapi sebagai sahabat yang baik aku mendukung apapun pilihannya. Dan ternyata dia menerima cowok yang menembaknya. Itu membuat persahabatan kami semakin renggang. Aku gak mau selalu berada dalam masa galau ini. Maka aku putuskan untuk hang out bersama teman2. Tawa canda ku bersama teman2 menghiasi malam ini di sudut kota. Hari berganti hari tapi di hati tetap ada dia. Setiap malam selalu ada dia, mau makan pun ke inget dia. Badan jadi semakin kurus dan otak selalu off. Akhir semester pun hampir tiba tapi aku belum bisa bangkit dari kenyataan ini. Bagaikan bangun dari mimpi aku melihat seorang gadis dengan kerudung hijau yang duduk di sebelah aku. Senyumannya membuat HPku bergetar, lembut tangannya membuat badanku membeku. Kuberanikan diri untuk berkenalan dengan dia. Dia bagaikan malaikat yang turun dari surga yang nyasar di dunia fana ini. Memberiku segelas kesegaran akan indahnya dunia. Gadis berkerudung hijau itu bernama Rina. 1 bulan aku PDKT, dan akhirnya kita berdua merajut kisah cinta bersama. Semester demi semester kita lalui bersama. Sampai pada akhir semester aku harus rela melepas si kerudung hijau karena dia udah lulus duluan meninggalkan aku yang bodoh. Terlintas dalam mimpi akan perpisahan aku dan dia. Dan ternyata semua itu hanya mimpi. Setelah aku lulus, aku menyusulnya kekampung halamannya. Dengan sedikit uang dan keberanian aku melamarnya. Orang tuanya dan orang tua ku merestui hubungan itu. Aku dan dia sekarang hidup bahagia. Still Loving You Gadis Kerudung Hijau.
Cuma fiktif bro. See you next story :)
Si krudung hijau dengan kuda merah. Dia masih di sekitar mu jon hahahaha
BalasHapus